Tampilkan postingan dengan label surat terbuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surat terbuka. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Maret 2011

Siaran Pers PPI Jepang tentang ke-TIDAK PROFESIONAL-an Pemberitaan Media Nasional

Gempa dan Tsunai melanda Jepang. Banyak WNI yang tinggal di Jepang. Hal itu yang kemudian diekspose secara besar-besaran oleh Media Nasional. Namun terkadang berita yang dipublikasikan justru sangat bertentangan dengan kejadian sebenarnya di Jepang, berikut saya sampaikan siaran pers PPI Jepang terkait dengan pemberitaan Media Nasional yang TIDAK PROFESIONAL dalam pemberitaan bencana di Jepang.

source : disini

SIARAN PERS

Pernyataan
Sikap Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang)

Perihal Pemberitaan Media Nasional yang Tidak Profesional Terkait Bencana di Jepang, Maret 2011

Berkaitan dengan bencana gempa di Perfektur Miyagi, Jepang, berskala 9 Richter yang disusul dengan tsunami dan ancaman radiasi nuklir, kami mahasiswa Indonesia di Jepang sangat menyayangkan berita-berita di beberapa media nasional yang dinilai tidak profesional dalam menyiarkan informasi. Kami mendapati berita-berita tersebut salah dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya di Jepang sehingga mengakibatkan keresahan berlebihan bagi masyarakat dan keluarga di tanah air.

Rabu, 09 Juni 2010

Surat Terbuka untuk Bapak Tifatul Sembiring [tolong di sebarluaskan]


(Kepada teman-teman yang mengenal beliau, tolong share surat ini)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Bapak Tifatul yang saya hormati,
Mohon maaf jika saya menulis surat secara terbuka, karena saya tidak tahu dimana alamat tinggal Bapak.
Saya juga mohon maaf jika saya menulis dengan gaya bahasa saya sebagai ibu rumah tangga, bukan dengan bahasa politik karena saya bukan politisi, bukan dengan bahasa alim ulama karena pengetahuan saya mengenai agama belum sedalam orang lain, juga bukan dengan bahasa ahli jiwa karena saya bukan ahlinya. 
Surat ini mungkin mewakili dua atau tiga orang teman saya yang berpendirian sama dengan saya, tapi mungkin juga mewakili dua ribu atau tiga ribu orang, atau mungkin juga dua juta sampai tiga juta orang.